Chitosan Untuk Menurunkan Berat Badan, Mitos Atau Fakta?

Memiliki tubuh langsing merupakan dambaan setiap orang, baik pria maupun wanita. Alhasil, banyak cara instan yang dilakukan orang untuk menurunkan berat badan, termasuk mengonsumsi obat herbal dan alami. Menariknya, meskipun disini banyak review obat diet ampuh, chitosan hadir yang diprediksi ampuh mengatasi obesitas. Produk metabolit sekunder ini banyak menuai pro dan kontra dari para praktisi kesehatan dan herbalis dunia. Bagi sebagian orang, nama chitosan bukanlah nama yang asing, sekilas nama ini bahkan mengingatkan kita pada sebuah brand snack populer di Indonesia. Faktanya, chitosan ada di sekitar kita, terutama menjadi bagian dari tubuh makhluk hidup yang biasa kita konsumsi sehari-hari.

Chitosan Untuk Menurunkan Berat Badan, Mitos Atau Fakta?

Apa itu Chitosan?

Istilah chitosan merupakan istilah asing yang ternyata berkaitan dengan nama ilmiahnya. Ketika diterjemahkan, chitosan adalah biopolimer satu keluarga dengan selulosa yang ditemukan di tulang luar makanan laut seperti lobster, kepiting atau udang. Selain ditemukan pada makanan laut, chitosan juga dapat ditemukan pada ragi dan jamur. Pada dasarnya, belum ada penelitian lebih lanjut yang menjelaskan cara kerja chitosan, terutama untuk menurunkan berat badan. Namun kita juga tidak bisa meremehkan hasil sejumlah penelitian ilmiah yang menyebutkan bahwa chitosan mampu menempel pada sel saraf, menyerap protein, dan mendorong regenerasi saraf. Dalam dunia medis, chitosan diolah secara klinis menjadi tablet herbal atau dalam bentuk bubuk. Meski bukan bahan kimia berbahaya, mengonsumsi chitosan tidak bisa sembarangan karena memiliki beberapa efek samping, setidaknya Anda harus berkonsultasi dengan ahli gizi atau herbalist sebelum menggunakan ramuan ini untuk menurunkan berat badan.

Manfaat yang di Dapat Jika Mengkonsumsi Chitosan

Saat mengonsumsi kepiting, kita tentu tidak bisa untuk sekaligus untuk makan tulang luarnya. tapi bagaimana dengan udang? Meski jarang, saat ini sudah banyak orang yang suka makan udang berikut dengan kulitnya, dengan begitu kandungan chitosan di dalam udang masuk dan diserap tubuh. Anda yang kebetulan suka mengonsumsi seafood tentu penasaran, apa saja sih manfaat chitosan? Baca selengkapnya di bawah ini:

Menurunkan berat badan

Pengalaman mengkonsumsi limbah cangkang udang, kepiting atau lobster mungkin tidak dialami oleh semua orang namun bukan tidak mungkin bagi sebagian orang terutama yang mengetahui khasiat chitosan untuk menghilangkan lemak berlebih.

Meski masih ada pro dan kontra dalam dunia kesehatan dan herbal alami, chitosan cukup efektif untuk menurunkan berat badan. Buktinya dengan mengkonsumsi ramuan herbal chitosan selama beberapa bulan, berat badan akan berangsur-angsur turun.

Mengobati Penyakit Crohn

Yang dimaksud dengan penyakit Crohn adalah peradangan usus kronis yang jika dibiarkan terus menerus bisa membuat luka pada system pencernaan. Penyakit ini membuat penderitanya merasakan sakit perut yang luar biasa, tubuh kehilangan metabolisme sehingga mudah lelah yang paling parah menyebabkan kematian. Mengkonsumsi herbal chitosan dinilai efektif untuk mengatasi gangguan inflamasi pada sistem pencernaan. Sehingga gejala yang muncul bisa berkurang atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Mengatasi Insomnia

Banyak orang setuju bahwa salah satu penyebab obesitas adalah karena gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya adalah begadang. Sedangkan saat tubuh kurang istirahat, tubuh mudah lelah dan lemas saat waktunya beraktivitas. Sedangkan pada malam hari tubuh menjadi lebih fit akibat insomnia yang menyerang. Insomnia mungkin bukan alasan jika Anda bisa menghindari godaan untuk makan di tengah malam. Makan setelah tengah malam atau lebih dari 6-7 malam dikhawatirkan menyebabkan obesitas. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi adalah makanan berlemak dan manis. Agar terhindar dari insomnia dan risiko obesitas, usahakan untuk selalu menyediakan chitosan di rumah agar bisa dikonsumsi secara rutin. Kandungan chitosan dipercaya dapat membantu mengatasi insomnia di malam hari dan membuat tidur Anda lebih nyaman.

Menurunkan Kolesterol Tinggi

Salah satu risiko kesehatan tertinggi yang dialami oleh orang gemuk adalah kolesterol tinggi. Mengingat jenis makanan yang mereka konsumsi sangat beragam, antara lain makanan berlemak dan berminyak. Dengan mengkonsumsi buah-buahan, sayur-sayuran dan herba chitosan secara teratur, kolesterol jahat akan mulai berkurang. Ketika kolesterol jahat berkurang, tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Anda juga dapat menghindari risiko komplikasi berbahaya.

Amankah mengkonsumsi chitosan?

Mitos atau fakta bahwa chitosan baik untuk menurunkan berat badan masih menjadi perdebatan banyak pihak. Penelitian lebih lanjut dan uji klinis diperlukan untuk menentukan apakah chitosan benar-benar aman dan efektif untuk menurunkan berat badan seperti berolahraga secara teratur dan menjaga pola makan yang sehat. Namun berdasarkan penelitian yang mengevaluasi pengobatan obesitas, dosis harian chitosan yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah sekitar 2,4 gram. Namun dosisnya belum pasti, karena kondisi tubuh yang berbeda, usia dan riwayat kesehatan juga dapat bervariasi kebutuhan chitosan. Namun sebaiknya chitosan hanya boleh dikonsumsi oleh orang dewasa, produk herbal ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin oleh ibu hamil, ibu menyusui atau anak-anak. Pasalnya, para ilmuwan belum mendapatkan hasil penelitian yang mengatakan chitosan aman untuk ketiga kondisi tersebut. Keamanan dan kenyamanan mengkonsumsi chitosan hanya diketahui oleh ahli gizi yang mengetahui riwayat kesehatan Anda. Bagi Anda yang sejak awal mengetahui bahwa Anda alergi terhadap makanan laut, sebaiknya hindari chitosan karena dikhawatirkan akan mengalami gejala alergi yang sama. Kalaupun Anda sangat tertarik mencoba chitosan untuk menurunkan berat badan, coba kenali dulu kondisi tubuh Anda. Jangan memaksakan diri jika hasilnya justru negatif bagi tubuh Anda. Karena tidak semua herbal aman dikonsumsi oleh semua orang, tidak terkecuali chitosan. Hal baik yang dapat dipetik dari presentasi ini adalah kita harus memanfaatkan limbah udang, lobster dan kepiting dengan sebaik-baiknya. Jika tidak ada alergi seafood, Anda bisa mengolah limbahnya untuk konsumsi rutin tentunya dengan takaran yang tepat dan persetujuan dari ahli gizi Anda. Takut karena memikirkan timbangan yang tidak pernah turun-turun? Walau begitu jangan pernah melupakan pilpelangsing. Karena menurunkan berat badan bisa di lakukan defisit kalori dan olahraga teratur. Melansir dari myfooddiary.com, banyak obat diet yang belum diteliti oleh FDA atau Food and Drug Administration. Pasalnya, obat diet termasuk dalam suplemen diet yang bisa dijual bebas ke masyarakat tanpa seleksi tertentu. Mungkin ada bahan dalam obat diet yang menyebabkan efek samping jangka panjang bagi sebagian orang. Untuk itu, jika ingin menurunkan berat badan, konsultasikan dulu dengan ahli gizi untuk melakukan program diet sehat.

Tidak efektif

Kebanyakan obat diet hanya efektif untuk pencernaan, tidak menghancurkan lemak dalam tubuh. Karena itulah pil diet dikatakan kurang efektif untuk menurunkan berat badan. Anda tetap perlu menjaga defisit kalori untuk setiap makanan yang Anda makan setiap hari.

Memicu penyakit jantung dan stroke

Obat diet rata-rata mengandung penthermine yang akan menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, otot jantung akan melemah dan pembuluh darah berpotensi pecah sehingga bisa menyebabkan stroke.

Kecanduan obat diet

Pil diet memang bisa memperlancar pencernaan. Dalam beberapa kasus, mereka yang biasanya sulit buang air besar mungkin akan merasakan sedikit penurunan berat badan karena kotoran yang menumpuk di dalam tubuh akhirnya keluar. Namun sayangnya hal ini justru akan menimbulkan ketergantungan. Ketika Anda berhenti minum pil diet, tubuh Anda akan kembali ke kondisi metabolisme semula. Di sinilah Anda akan memiliki saran bahwa hanya dengan obat diet Anda dapat menurunkan berat badan.

Gangguan pencernaan

Segala sesuatu yang terjadi secara berlebihan akan berdampak negatif. Begitu juga halnya dengan obat diet. Pada awalnya, ketika Anda baru saja meminum pil diet, pencernaan Anda akan lebih lancar. Namun lama kelamaan baik usus maupun lambung akan rusak karena dipaksa bekerja di luar porsinya.

Disclaimer hasil setiap individu bisa berbeda beda
WA Konsul  OL Shop  COD Klik Disini