Manfaat Air Alkali Untuk Kesehatan, Dapat Menghilangkan Kerutan Di Wajah

Air alkali memiliki banyak manfaat. Selain menjaga tubuh dari dalam dengan cara meminumnya, air alkali juga bisa membuat kulit wajah menjadi merah cerah. Saat Anda berolahraga atau berpuasa, agar tidak mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh, Anda harus minum air putih yang cukup. Karena kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan Anda sering mengalami sakit kepala, mual, atau muntah. Saat Anda berpotensi mengalami dehidrasi seperti ini, maka Anda membutuhkan air minum alkali yang memiliki sifat basa dengan pH 8+. Lalu, apa saja fakta dan manfaat air alkali ini? Mari kita lihat bersama-sama di bawah ini.

Tingkat pH 8.

Tingkat pH ini sering digunakan sebagai indikator kandungan kimia di dalam air. Nah, jika Anda biasa minum air putih, umumnya kadar pH-nya antara 6 hingga 7. Sedangkan air alkali memiliki kadar pH antara 8 hingga 9. Namun jangan khawatir karena air minum memiliki batas pH tersendiri. . Tidak boleh terlalu rendah atau terlalu tinggi karena masing-masing memiliki efek samping tersendiri. Jadi yang paling aman adalah air minum Anda memiliki pH antara 6 hingga 9.

Memiliki konten ORP.

Selain mineral alkali, air ini juga mengandung reduksi oksidasi negatif (ORP). Nah, ORP ini berfungsi untuk antioksidan. Semakin negatif kandungan ORP dalam air, semakin tinggi kandungan antioksidannya. Imun booster artinya obat yang bisa meningkatkan kekuatan imun kita.

Manfaat Air Alkali Untuk Kesehatan, Dapat Menghilangkan Kerutan Di Wajah

Pengencer darah.

Tahukah Anda bahwa darah dalam tubuh kita tidak boleh terlalu kental. Pada wanita dikatakan kekentalan darahnya normal jika kadar hemoglobin (Hb) antara 11-12 g/dl dan pada pria antara 12-16 g/dL. Selain itu, kisaran hematokrit (Ht) Anda berada di kisaran 45-48 persen. Nah, minum air alkali bisa membantu menjaga cairan darah Anda dan bisa mengalir ke seluruh tubuh secara normal.

Membuat pH tubuh seimbang.

Air alkali juga baik untuk menyeimbangkan kadar pH dalam tubuh Anda. Nah, jika kadar asam dalam tubuh Anda berlebihan, maka air alkali bisa diseimbangkan kembali. Maka keluhan yang selama ini berhenti di tubuh Anda seperti sering sakit kepala, mual atau muntah akibat dehidrasi bisa dihilangkan.

Membuat kulit jadi cerah.

Manfaat lain dari air alkali ini adalah dapat membuat kulit cerah, mengecilkan pori-pori, dan menghilangkan kerutan. Setiap pagi Anda bisa mengompres wajah Anda dengan air alkali dingin. Selain itu, setelah beraktivitas seharian, sebelum tidur Anda juga bisa melakukan ini.

Efek Air Alkali pada Dehidrasi

Air alkali dianggap lebih baik daripada air murni standar dalam memulihkan rehidrasi dan viskositas darah selama periode pemulihan 2 jam setelah dehidrasi akibat olahraga. Penelitian oleh Weidman et al (2016) menunjukkan bahwa konsumsi AIW dapat secara signifikan mengurangi viskositas darah sistolik dibandingkan dengan kontrol setelah dehidrasi akibat olahraga, ketika membandingkan persentase perubahan viskositas darah secara keseluruhan pada saat dehidrasi dan 120 menit setelah pemulihan dan rehidrasi. Namun osmolalitas plama, vikositas darah diastolic, dan indeks bioelectrical impedance tidak mempengaruhi proses hidrasi yang ada dalam tubuh. Heil (2010) juga melaporkan hidrasi yang lebih cepat dan lebih baik dengan AIW daripada kontrol pada 10 pengendara sepeda. Penanda hidrasi yang dilaporkan dalam penelitian ini adalah berat jenis urin, keluaran urin, konsentrasi protein serum dan retensi air. Pengendara sepeda yang diberi AIW menunjukkan output urin total yang lebih rendah, urin yang lebih pekat (berat jenis yang lebih tinggi), dan total protein dalam darah yang lebih rendah, yang menunjukkan status hidrasi yang lebih baik. Untuk menimbulkan efek ini, dibutuhkan setidaknya 1 minggu kebiasaan rutin mengkonsumsi air alkali. Namun, karena tidak ada biomarker standar emas yang menggambarkan status hidrasi selama masa pemulihan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan

Air Alkali dan Olahraga

Sampai saat ini masih belum bisa disimpulkan apa dan berapa banyak yang harus kita minum untuk meningkatkan performa olahraga. Inkonsistensi hasil mengenai hidrasi dan kinerja disebabkan oleh perbedaan dalam protokol eksperimental. Air alkali dianggap lebih efektif daripada natrium bikarbonat dalam mencegah asidosis metabolik akibat olahraga. Beberapa penelitian pada hewan dan manusia telah mengkonfirmasi keefektifannya sebagai agen alkali untuk pengobatan asidosis metabolik. Namun, asidosis metabolik yang terjadi selama latihan fisik intensitas tinggi adalah perubahan metabolisme yang berbeda, di mana sel dipaksa untuk mengandalkan pergantian ATP anaerob yang memicu pelepasan proton dan penurunan pH darah yang dapat mengganggu kinerja latihan. Penggunaan natrium bikarbonat telah terbukti efektif dalam latihan yang bergantung pada kecepatan dan kekuatan, namun akan tetapi penggunaannya sangat terbatas karena banyak efek samping yang akan di alami. Tes post-hoc dari studi Chycki et al (2018) menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kekuatan rata-rata, penurunan yang signifikan dalam konsentrasi asam laktat saat istirahat dan peningkatan yang signifikan pada pasca-olahraga, peningkatan yang signifikan dalam pH darah dan HCO3 saat istirahat , dan peningkatan yang signifikan dalam HCO3 pasca-olahraga saat istirahat. kelompok yang mengkonsumsi air alkali. Chycki dkk juga menemukan bahwa perubahan pH darah dan istirahat HCO3 secara signifikan meningkatkan kinerja anaerobik. Sistem imun daam tubuh juga harus di perkuat. Hal ini diduga karena transportasi produk sisa metabolisme yang lebih efektif (yang mengganggu kontraksi otot dan homeostasis seluler), karena peningkatan pH ekstraseluler dan bikarbonat akan meningkatkan pengeluaran laktat dan H+ dari otot, sehingga meningkatkan kapasitas buffer otot dan akhirnya meningkatkan produksi ATP. Variabel lain yang dapat mempengaruhi kinerja anaerobik adalah viskositas darah. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi air alkali ini bisa menurunkan viskositas darah. Dengan demikian, hasil penelitian Chycki et al. Membuktikan bahwa dengan meminum air alkali akan meningkatkan hidrasi dalam tubuh, meningkatkan keseimbangan asam-basa dan kemampuan latihan anaerobik.

Efek Air Alkali pada Saluran Pencernaan

Konsumsi air alkali yang dihasilkan oleh mesin elektrolisis domestik disetujui di Jepang pada tahun 1965 oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan untuk pengobatan penyakit gastrointestinal. Dapatkan kebaikan air alkali, hydrogen dan microcluster jika anda menggunakan botol trifinity. Studi klinis double-blind pertama dari gangguan gastrointestinal dipresentasikan pada Sidang Umum ke-25 Konferensi Medis Jepang pada bulan April 1999 dan diterbitkan oleh Tashiro et al. Dalam penelitian ini, relawan mengonsumsi 1 liter AIW setiap hari selama 12-15 hari. Hasil penelitian menunjukkan perbaikan gejala klinis antara lain diare kronis, konstipasi, fermentasi usus abnormal, hiperasiditas lambung, dispepsia, dan hiperkolia. Hal ini sebagian terkait dengan pH basa AIW, sehingga dapat menetralkan asam di lambung. Dari berbagai hasil penelitian di atas dapat diketahui bahwa sebagian besar penelitian yang dilakukan bersifat in vitro dan dilakukan pada hewan coba. Oleh karena itu, studi in vivo dan studi manusia lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan hasil yang dapat diandalkan. Dari rangkuman hasil penelitian tersebut, hingga saat ini belum ada dasar rasional yang cukup untuk melarang atau menganjurkan penggunaan air alkali untuk kesehatan badan. 

Disclaimer hasil setiap individu bisa berbeda beda
WA Konsul  OL Shop  COD Klik Disini